Jumat, 18 Agustus 2017

*Puisi Hebat*


Derita Guru Ku

Hari ini latihan soal, Nak
Soalnya lima buah
Pilihan Ganda
Jangan ribut
Bapak di perpustakaan
Menghitung Angka Kredit
Sudah delapan tahun
Bapak tidak naik pangkat
Itu ucapan Pak Umar
Guru matematika ku
Pada jam pertama

Hari ini kalian baca cerpen, Nak
Kalian ke perpustakaan
Jangan ribut
Jangan berulah
Ibu di ruang komputer
Ada tugas Daring
Yang bikin kepala pusing
Itu ucapan Bu Nining
Guru bahasa Indonesia ku
Pada jam ketiga


Hari ini buka buku kalian, Nak
kerjakan halaman empat puluh  Bapak di ruang guru
Besok harus UKG
Doakan agar Bapak lulus
Itu ucapan Pak Ramzi
Guru IPS ku
Pada jam ke enam
hari ini buat soal 20 pilihan ganda materi bab 1 ,jng ribut ya, bapak mau buat ptk krn bpk dah 13 th blm naik pangkat , itu kata  p wig guru keterampilan.

Guru Ku
Kami butuh belajar
butuh cerita hidup Mu
Kisah nyata Mu
Perjuangan Mu
Agar kelak kami bisa melewatinya
Tanpa cela

Pak Menteri
Beri kenyamanan
Beri penghargaan
Untuk guru kami
Jangan buat mereka susah
Hentikan
angka kredit
Daring
UKG
Kami jamin
Guru kami guru profesional

Special for : my teacher's

( *Sharing Guru & Pesdik* )

copy dari group UTN 2017

Jumat, 11 Agustus 2017

"Pengemis Cinta"

Aku, iyah! inilah "aku" orang yang hanya bisa pura-pura baik-baik saja dan mengaku bisa menerima, tapi apa! sekalipun kita bisa menerima tetapi juga itu akan sia-sia karena dia masih berharap bisa menciptakan alat pembuka lorong waktu untuk kembali ke masa-masa dimana janji-janji itu terucap, kata manis selalu diharapkan, tanpa berpikir kehidupan yang sesungguhnya memiliki banyak rasa bukan hanya satu rasa manis, tanpa berpikir janji-jani itu terucap di saat bunga-bunga memekar di antara dua hati sepasang insan yang sedang di hantam badai asmara.
Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, kata pengemis berasal dari kata “emis” ditambah awalan “peng” menjadi pengemis, artinya orang yang meminta-minta. sedangkan "CINTA".  Cinta itu adalah perasaan seseorang terhadap lawan jenisnya karena ketertarikan terhadap sesuatu yang dimiliki oleh lawan jenisnya (misalnya sifat, wajah dan lain lain). Namun diperlukan pengertian dan saling memahami untuk dapat melanjutkan hubungan, haruslah saling menutupi kekurangan dan mau menerima pasangannya apa adanya, tanpa pemaksaan oleh salah satu pihak. Berbagi suka maupun duka bersama.
Seperti kedua pengertian di atas demikian lah diriku yang sekarang mengemis perasaan orang lain. beberapa kali berpikir apakah aku hadir di tempat ini bertemu sosok wanita yang sampai sekarang ini masih sebagai objek untuk mengemis cintanya. dari kesempatan yang sekecil biji wijen sampai harapan yang akhirnya direnggut dariku sampai sekarang tak memiliki jaminan apa-apa untuk aku bertahan terus, mengemis terus-menerus, mempermalukan diri sendiri hingga benar-benar hancur, seakan-akan tak punya harga lagi diri ini dipandangannya. apakah pengemis itu akan selamanya dia menjadi pengemis? bagaimana bisa aku mengharapkan hujan turun sedangkan dia mengharapkan mentari kembali bersinar sekalipun mendung mengundang gerimis. hari demi hari berganti perhatian demi perhatian kuciptakan tapi tak juga bisa mengetuk dinding saraf cintanya. usaha demi usaha kulakukan melebihi rutinitas seorang manusia, terkadang lebih penting bertanya atau mencari tau kabar dia, dari pada berpikir untuk rasa lapar. terkadang rasa nyaman timbul saat kita berusaha membangun komunikasi walaupun kadangkala tak di anggap dibanding aku harus tidur dengan hati yang terasa tak nyaman. hari-hari ku lewati ingin ku menatap lama raut wajahnya namun hati tak sanggup karena itu hanya lebih menyakiti diri sendiri. tetapi juga aku tak bisa memalingkan pandanganku dari dia, hingga ku dapati cara jitu yang selalu ku lakukan hanyalah memandang dia dari cela-cela dinding, yang bisa menjamin bahwa hanya aku yang bisa melihat dia dari kejauan sini.
Malam-malam panjang kuhabiskan hanya dengan berpikir mengapa aku harus menjadi seorang pengemis cinta. apakah karena aku malas, apakah karena aku seorang pengangguran, atau apakah ini takdir kehidupan. terkadang aku berpikir apakah semua ini terjadi karena pilihan aku sendiri? tapi hati kecilku berkata ingin ku teriak namun apa daya aku hanya si kecil dari batinku sendiri yang hanya bisa berkata jika kamu mencintai dia kamu harus bisa meluluhkan hatinya. dan ingat jangan memaksakan cintanya untukmu. jika kamu mencintai dia kamu harus siap kapanpun bisa merelakan dia memilih orang lain atau suatu hari nanti dia bisa menyelesaikan alat penjelajah waktu yang akan membawah dia ke masa di mana dia telah berkomitmen dengan orang yang pertama menemukan hatinya yang tersesat. kamu juga harus bisa menerima bahwa dia tidak mencintai kamu seperti perasaanmu selama ini yang sangat-sangat salah menganggap bahwa dia memiliki perasaan itu juga walau hanya setitik saja. created PC. dear dmp